Pemanfaatan teknologi penentu posisi satelit untuk mendukung pemeliharaan situs bersejarah berhasil diwujudkan oleh para siswa melalui pengerjaan proyek perangkat lunak seluler. Para pelajar merancang sebuah aplikasi panduan digital yang secara otomatis memberikan informasi sejarah lengkap ketika pengguna berjalan mendekati lokasi cagar budaya tertentu. Perangkat lunak ini dirancang untuk menjadi pemandu wisata pribadi yang interaktif, memberikan kemudahan bagi wisatawan dalam menjelajahi dan memahami nilai-nilai bersejarah di sekitar mereka secara mandiri.
Dalam proses pengembangan sistem aplikasi panduan cagar budaya ini, para siswa memetakan koordinat geofencing pada setiap objek bersejarah dan mengunggah narasi sejarah yang akurat ke dalam sistem database. Saat aplikasi mendeteksi posisi pengguna berada dalam radius lokasi situs bersejarah, sistem akan memicu pemberitahuan dan memutar panduan narasi audio serta menampilkan foto-foto dokumentasi masa lalu. Keterampilan pemrograman dan pengolahan data geospasial para siswa teruji secara maksimal dalam memastikan keakuratan pemicu lokasi pada aplikasi.
Kehadiran perangkat seluler berupa aplikasi panduan berbasis lokasi ini terbukti sangat efektif dalam meningkatkan daya tarik wisata edukasi di daerah pemukiman sekitar sekolah. Para wisatawan dapat menikmati perjalanan sejarah yang kaya informasi tanpa harus menyewa pemandu wisata lokal atau membaca papan informasi yang sering kali kondisinya sudah rusak. Karya siswa ini menjadi bentuk sumbangsih nyata teknologi modern dalam mengangkat potensi pariwisata daerah dan mempromosikan warisan budaya leluhur kepada publik.
Dukungan dan apresiasi tinggi datang dari dinas pariwisata daerah yang melihat potensi besar dari aplikasi buatan para pelajar sekolah menengah tersebut. Hasil karya ini dibagikan secara gratis kepada publik dan diakui sebagai salah satu inovasi digitalisasi pariwisata yang sangat solutif dan inovatif. Para siswa merasa sangat bangga karena keahlian pemrograman komputer yang mereka pelajari di kelas dapat dimanfaatkan langsung untuk membantu mempromosikan sejarah daerahnya.
Melalui keberhasilan proyek pengembangan perangkat lunak pariwisata ini, diharapkan minat para pelajar dalam mendalami bidang ilmu komputer dan sejarah lokal dapat semakin meningkat. Penggabungan antara keahlian teknologi digital dan apresiasi sejarah akan membentuk profil lulusan yang cerdas, inovatif, serta berakar kuat pada budayanya. Sekolah berkomitmen untuk terus memfasilitasi riset-riset teknologi terapan siswa yang berdampak positif bagi masyarakat.
